Mahasiswa Manajemen raih Juara 3 Lomba Esai Nasional Zakat Wakaf goes to campus di Universitas Indonesia

Mahasiswa Manajemen raih Juara 3 Lomba Esai Nasional Zakat Wakaf goes to campus di Universitas Indonesia

Mahasiswa Manajemen Universitas Darussalam Gontor terus mengukir prestasi di berbagai bidang. Kali ini, prestasi diraih oleh Asad arsya brilian fany, mahasiswa manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNIDA, bersama rekannya Muhammad Asnawir dan Riofandy Azhar. Ketiganya BERHASIL Keluar Menjadi juara ketiga Dalam acara Zakat Wakaf goes to Campus.

Zakat Wakaf goes to campus adalah kompetisi esai tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI bekerjasama dengan FSI FEB UI dan IBEC FEB UI mempersembahkan “First Call Of Essay Zakat Wakaf Goes To Campus”, dengan tema “Sinergitas Lintas Sektoral: Optimalisasi Pemanfaatan Zakat dan Wakaf untuk Penguatan Skill Entrepreneurship dan Riset Mahasiswa”

Pada penyelenggaraan kompetisi tahun ini, zakat wakaf goes to campus mengikuti lebih dari 80 tim dari berbagai universitas di indonesia. Setelah melalui berbagai tahap mulai dari pengiriman abstrak, pengumuman lolos abstrak, sampai pengiriman esai, diambillah 15 tim esai terbaik (finalis) akan di bukukan. Dan 5 peringkat teratas akan berhak masuk final untuk mempresentasiakan karya esai di Auditorium FEB UI. Teknis dalam babak final finalis memaparkan karya yang telah dituangkannya dalam esai. Selanjutnya, akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan dewan juri akan menilai juga mengajukan pertanyaan kepada pemapar karya esai.

Kompetisi yang berlangsung ini  berhasil menghadirkan beberapa finalis yang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Darussalam Gontor, Universiatas Brawijaya , Universitas Diponegoro, dan Universitas Negri Semarang. Kompetisi ini telah memberikan dampak positif nyata bagi mahasiswa Manajemen Universitas Darussalam Gontor untuk membawa baik FEM UNIDA dan sekaligus menjadi ajang pembuktian kualitas FEM UNIDA di kancah nasional.

Pemenang kompetisi Zakat Wakaf goes to campus, Muhammad Asnawir, mengatakan bahwa prestasi yang membanggakan ini tentu saja tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, baik dukungan yang berasal dari internal FEM UNIDA dan eksternal FEM UNIDA. Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu bagi mahasiswa FEM UNIDA untuk terus berprestasi.

Juara 2 Lomba Video Creative Competition Progres Sharia Economic Event di STEI TAZKIA 2017

Juara 2 Lomba Video Creative Competition Progres Sharia Economic Event di STEI TAZKIA 2017

Progres Sharia Economic Event (PRESENT) merupakan suatu rangkaian Acara tahunan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Progres dalam memperingati Milad KSEI Progres. PRESENT adalah Event Terbesar KSEI Progres yang mana diselenggarakan di kampus tercinta STEI Tazkia. PRESENT 2017 bertujuan untuk memperkenalkan Ekonomi Islam kepada Masyarakat dan Menanamkan Ilmu Pengetahuan tentang Ekonomi Islam lebih mendalam. PRESENT kali ini akan mengangkat tema tentang “Industri Halal”. Seperti yang kita ketahui Indonesia meraih juara umum dalam Halal Industry Award dengan membawa pulang 15 Penghargaan Halal Industri. Tentu ini merupakan suatu kebanggaan bagi Rakyat Indonesia, tentu harapan kedepan Indonesia bisa menjadi Pusat halal Industri Dunia. PRESENT 2017 memiliki beberapa konten acara, yaitu: Islamic Ekonomic Olympiad, Paper Competition, Creative Video Competition and National Seminar.

Pada lomba ini delegasi dari Universitas Darussalam Gontor – Wisdom team, yang beranggotakan;

  1. Raden Muhammad Syakur Fathurrahman – MNJ 7
  2. Puja Solahudin – EI 7
  3. Ahmad Iqbal – EI 7

dengan mengusung Tema ” Potensi Industri Halal” dan Sub Tema “Makanan Halal dari Indonesia”. Wisdom Team membuat video kreatif yang berjudul KePo (KePonorogoan, Makanan Khas Ponorogo) yaitu sate Tukri Sobikun yang sudah menjadi makanan khas dari daerah Kota Reog. pada lomba ini Wisdom Team meraih juara ke-2 Video Creative Competition

Pilmapres 2018 Unida Gontor (Program Sarjana)

Pilmapres 2018 Unida Gontor (Program Sarjana)

MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR

Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) menyelenggarakan PILMAPRES (Pemilihan Mahasiswa Berprestasi) 2018 pada hari Kamis (15/03). Sembilan kandidat MAPRES (Mahasiswa Berprestasi) UNIDA dari berbagai fakultas turut berkompetisi dalam ajang itu. Setelah melalui serangkaian seleksi, terpilih tiga mahasiswa berprestasi terbaik tingkat universitas diantaranya adalah Asad Arsya Brilliant Fani dari program studi manajemen 2015 dengan poin 92,52, sebagai peringakat ke 1.

Program ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk menyeleksi mahasiswa berprestasi yang kemudian akan dilombakan di tingkat nasional. Adapun tahapan-tahapan seleksi MAPRES adalah seleksi lokal di tingkat universitas, kemudian pemenang akan diajukan di tingkat kopertis. Peserta terbaik dari kopertis akan dikirim ke tingkat nasional untuk berkompetisi dengan peserta dari berbagai universitas di Indonesia.

Prof. Dr. Amala Fathullah Zarkasyi, M.A. berharap mahasiswa UNIDA dapat mewakili JawaTimur di tingkat nasional. Ia juga berpesan agar mahasiswa Pilmapres UNIDA lainnya meskipun tidak terpilih dapat terusmenginspirasi mahasiswa lainnya dan terus berkarya memberikan prestasi bagi UNIDA.
“Meskipun hanya satu yang dikirim ke Kopertis, tapiharapannya semuanya bisa terusmemberikan prestasi dan karya-karyanya bagi UNIDA. Sehingga jangan sampai bagi yang tidak lolos akhirnya tidak berkarya lagi justru itu menjadi motivasi untuk semakin menginspirasi teman-teman lainnya“ ungkapnya.

Prof. Dr. Amala Fathullah Zarkasyi, M.A. juga menyampaikan terdapat banyak aspek yang menjadi perhatian penilaian Pilmapres seperti soft skill dan variasi prestasi. Mahasiswa yang dipilih sebagai mahasiswa berprestasi di tingkat nasional harus memiliki keunggulan multi aspek dan juga memliki kepribadian yang baik. “Mahasiswa UNIDA yang berprestasi haruslah lengkap pribadinya, apalagi simbol kita itu mahasiswa santri, cerdas di pikiran dan muliaakhlaknya“ ujarnya.

Sementara, Asad Arsya Brilliant Fani Program Studi Manajemen 2015 yang terpilih sebagai MAPRES utama mengungkapkan MAPRES ini merupakan proses perjuangan yang panjangbaginya. “MAPRES bukan tujuan utama, tapi MAPRES adalah sebuah akumulasi yang sudah kita kerjakan di masa-masa sebelumnya. Ini seperti penghargaan dari apa yang sudah kita lakukan. Tetap lakukan yang terbaik, sebisa mungkin sesuai dengan minat, bidang, dan tentunya sesuai dengan apa yang kita cintai“ ungkapnya.

 

Mahasiswa Manajemen UNIDA Bersaing Dalam Ajang Nasional

Mahasiswa Manajemen UNIDA Bersaing Dalam Ajang Nasional

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sudah tidak asing lagi di telinga mahasiswa se-Nusantara. Program ini merupakan ajang bagi mahasiswa seluruh Indonesia untuk mengembangkan kreativitasnya dalam berbagai bidang. Melalui Kementrian Teknologi dan Pendidikan Tinggi mahasiswa dapat menyalurkan ide-idenya dengan mengajukan proposal yang dibuka setiap tahunnya.

PKM terdiri dari 7 bidang yaitu Kewirausahaan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Gagasan Tertulis, Teknologi, Karsacipta dan Artikel Ilmiah. Kemudian, Proposal yang lolos akan didanai penuh oleh Dikti dan mengikuti acara Monitoring Evaluasi (Monev) Regional di daerah masing-masing sebelum mengikuti Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS).

Tahun ini, Universitas Darussalam Gontor mengirimkan lima tim yang terdiri dari 2 PKM-Penelitian dan 3 PKM-Kewirausahaan. Hal ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan 1 proposal yang lolos pada tahun lalu. “Dari 64.000 proposal yang masuk ke Dikti, hanya 4000 proposal yang lolos dan didanai,” papar Rektor Universitas PGRI Madiun Dr. H. Parji, M.Pd, pada acara Monitoring dan Evaluasi (Monev), Kamis (13/7) di Hall Pertemuan UNIMA.

Menurut Ibu Niken Trisnaningrum, S.P, M.Si, staff LPPM UNIDA Gontor, 5 tim UNIDA layak untuk masuk PIMNAS, dan menjadi juara. Mereka mempunyai kelebihan dan keunggulan masing-masing. Harapannya,mereka bisa melanjutkannya sebagai start up bisnis dan penelitian lebih lanjut. Beliau juga berharap semakin banyak proposal yang masuk dengan ide-ide lain yang baru dan kreatif. Karena potensi mahasiswa UNIDA Gontor itu masih banyak dan semoga bisa tergali dan tersalurkan dengan baik. Sehingga tahun berikutnya proposal yang di danai bisa lebih banyak dan lebih besar juga peluang untuk PIMNAS.

Tim Futsal Manajemen Meraih Posisi RUNNER UP di Turnamen Copa Prime Futsal 2017

Tim Futsal Manajemen Meraih Posisi RUNNER UP di Turnamen Copa Prime Futsal 2017

Turnamen ini memperebutkan hadiah tropi dan uang pembinaan jutaan rupiah. Diikuti oleh 30 Tim yang akan bertanding di laga penyisihan. Tim LODJIE FC berhasil mendapatkan juara ke dua setelah kalah dengan NUSANTARA FC sebagai juara satu pada  babak final, di susul oleh dari tim HAJAR ASWAD FC sebagai juara tiga dan top scorer diraih oleh saudara perdana putra k dan best player jatuh kepada saudara ramaditya dimas.

kompetisi ini di laksanakan pada Pada bulan Desember acar ini di laksanakan Untuk mempererat silaturahmi antar alumni, Prime Foundation akan menggelar turnamen futsal antar alumni PMDG bertajuk “Membangun sportifitas mempererat silaturahmi antar alumni” yang akan berlangsung di Yogyakarta. Inti dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi antar alumni, untuk menjalin kembali komunikasi antar angkatan serta meningkatkan kualitas dan kuantitas olahraga futsal, sekaligus dapat menjadi wadah silaturrahmi antar alumni Gontor untuk menjalin kembali komunikasi antar angkatan.

 

 

 

Translate »