KESUKSESAN SELALU DIIKUTI DENGAN KEGAGALAN

Segala sesuatu yang ada di dunia ini diciptakan berpasang-pasangan, mulai dari makhluk hidup, sifat, benda, dll. Sehingga segala sesuatu yang ada didunia ini memiliki pasangan masing-masing, seperti halnya Kesuksesan memiliki pasangan atau lawan kata yaitu Kegagalan.

Sukses adalah kemampuan mencapai tujuan atau  keberhasilan mewujudkan apa yang tengah kita upayakan. Kesuksesan juga menjadi salah satu tujuan hidup seorang manusia, dikarnakan mereka berpikir bahwa kesuksesan adalah suatu kebahagiaan yang ada di dunia dan menjadi dambaan dari setiap orang.

Sedangkan kegagalan adalah  kebalikan dari suatu kesuksesan. Manusia cenderung untuk menghindari kegagalan dalam segala hal dalam hidupnya. Apabila seseorang mendapatkan suatu kegagalan dalam hidupnya mereka cenderung berfikir bahwa kegagalan adalah suatu bedan hidup.

Kesuksesan selalu datang setelah kegagalan yang telah diterima seseorang dalam hidupnya. Seseorang yang mencoba hal baru dalam hidupnya lalu gagal dan menerimanya dengan lapang dada lalu belajar dari kegagalanya memiliki potensi yang besar dalam menggapai kesuksesan. Sedangkan seseorang yang tidak mau untuk mencoba hal baru dalam hidupnya dikarnakan ia takut untuk gagal ketika mencobanya adalah seseorang yang tidak memiliki mental untuk bertumbuh atau mengembangkan dirinya.

Thomas alfa edison adalah seseorang yang menemukan lampu, ia telah gagal sebanyak 999 kali dalam percobaannya untuk membuat lampu. Tetapi dengan keteguhan hatinya ia terus mecoba untuk menciptakan lampu walaupun telah gagal berkali-kali. Ia selalu belajar untuk mengetahui apa penyebab dari lampu yang diciptakannya tidak menyalah. Setelah percobaannya yang ke-1000 ia berhasil menciptaka lampu dan mengetahui 999 penyebab lampu  tidak bisa dinyalakan.

Dari cerita thomas alfa ediso diatas kita dapat mengambil poin peting disana yaitu kesabaran yang kuat dalam mencoba hal baru dan belajar dari  kegagalan yang telah kita lakukan di masa lalu agar tidak terjadi lagi di masa depan.  Kegagalan adalah hal normal dalam  kehidupan untuk menggapai kesuksesan. Kita juga dapat belajar hal baru dari kegagalan, sehingga menambah pengetahuaan dan wawasan kita.

KUNCI KESUKSESAN PENAKLUKKAN KONSTANTINOPEL

Konstantinopel merupakan kota terbesar dan paling diincar pada masanya, tidak heran kenapa negara-negara lain ingin memperebutkannya. Namun, sistem pertahanannya yang luar biasa dan kecanggihan senjata yang mereka miliki pada saat itu, berakibat sulitnya kota tersebut untuk ditaklukkan. Suatu ketika, pasukan Turki Usmani dipimpin oleh Sultan Mehmed II berhasil menaklukkan Konstanstantinopel. Sultan Mehmed II mengandalkan 2 kekuatan terbesar yang ia miliki, yaitu serangan darat dan serangan laut. Serangan diawali dan diiringi oleh semangat yang berapi-api melalui pidato lansung dari Sultan Mehmed II. Namun setelah 14 hari penyerangan tersebut, konstantinopel tidak menunjukkan sedikit pun tanda-tanda kekalahannya.

Suatu ketika, pasukan Turki Usmani dipimpin oleh Sultan Mehmed II berhasil menaklukkan Konstanstantinopel. Sultan Mehmed II mengandalkan 2 kekuatan terbesar yang ia miliki, yaitu serangan darat dan serangan laut. Serangan diawali dan diiringi oleh semangat yang berapi-api melalui pidato lansung dari Sultan Mehmed II. Namun setelah 14 hari penyerangan tersebut, konstantinopel tidak menunjukkan sedikit pun tanda-tanda kekalahannya.

Dengan memiliki dinding besar yang menjulang tinggi pada seluruh perbatasan dan bahkan dilengkapi dengan peralatan tercanggih pada masanya, Konstantinopel tentu tidak mudah untuk ditaklukkan begitu saja oleh Turki Usmani. Satu persatu, moral pasukan Usmani pun mulai goyah. Sultan Mehmed II pun terpaksa untuk berpikir keras dalam menaklukan Konstantinopel. Sultan Mehmed II mulai mengumpulkan semua komandan dan penasehatnya untuk merancang taktik penyerangan. Tidak lama setelah itu, Sultan Mehmed II melihat suatu celah pada selat Kota Konstantinopel tersebut yaitu pada selat kota tersebut.

Namun, pada jalan masuk selat tersebut terdapat suatu rantai besar yang membentang dan jika dilewati akan menghancurkan kapal yang mencoba untuk melewatinya. “Jika kita tidak bisa memutus rantai itu, maka kita harus melewatinya” Sultan Mehmed II. Pada akhirnya sultan Mehmet II mengambil keputasan untuk memasuki selat tanduk emas itu, dengan cara membawa kapal untuk mendaki gunung agar setiap kapal bisa memasuki selat itu. Menjelang waktu pagi, pasukan Konstantinopel dikejutkan oleh pemandangan yang tidak biasa, dengan bersusunnya kapal pasukan Turki Usmani disisi bukit. Tidak ada satu pun yang menyangka bahwa keadaan bisa berbalik begitu saja dan kemenangan pun bisa di raih Sultan Mehmed dan pasukannya.

Strategi cerdik Sultan Mehmed II dan kekuatan aksi pasukannya yang luar biasa serta keyakinan kokoh atas tujuan agung perjuangan mereka, mengakibatkan pertahanan kota yang tidak mungkin untuk ditaklukan itu berhasil ditembus. Itulah sebuah momen yang berhasil membalikkan sebuah keadaan. Konstantinopel akhirnya berhasil ditaklukan pasukan Usmani pada tanggal 29 Mei 1453. Sultan Mehmed II kemudian dikenal dengan julukan AL-FATIH yang berarti sang pembuka. Sejarah keberhasilan Sultan Mehmed II ini dalam menaklukan Konstantinopel membuktikan bahwa menjadi seorang yang sukses tidak bisa terjadi begitu saja. Sekalipun anda orang yang sangat cerdas, berkuasa, kaya, dan banyak koneksinya. Anda harus tetap berjuang untuk bisa sukses, kerahkan semua daya dan kekuatan anda. Sebab tidak ada jalan pintas yang bisa ditempuh untuk sukses. Semua yang anda punya tidak bisa digadaikan untuk mendapatkan jalan mulus untuk bisa sukses.

Kalau anda muncul begitu saja dan berharap bisa memenangkan pasar berarti anda adalah orang yang naif. Anda akan bernasib sama seperti jutaan pasukan yang pernah menyerbu Konstantinopel selama lebih dari seribu tahun. Mereka semua itu berfikir bahwa mereka mempunyai sesuatu yang hebat namun akhirnya mendapatkan kekalahan yang pahit. Ingatlah bahwa semua pemain besar dan para penguasa pasar akan melakukan apa saja untuk bisa mempertahankan posisinya.

HMP Manajemen UNIDA Mengikuti Seminar Di Bicara.Com

MInggu (21/11/2020) Mahasiswa prodi Manejemen mengikuti seminar Pendidikan 2021 A REAL YOUTH “ Melejitkan Prestasi dan Karir Dengan Public Speaking” #batch 2 yang diadakan oleh BICARA.COM. Agenda ini diikuti oleh seluruh mahasiswa/I Se-indonesia, yang bertujuan untuk  meningkatkan prestasi anak-anak bangsa terutama di kalangan akademisi milenial. Prodi manajemen mendelegasikan 5 mahasiswa untuk menjadi peserta dalam acara  tersebut.

Agenda ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting dengan pemateri Tyas Hermawan Putra,S.Si., CPS” and Partner dimulai sejak pukul 08.00-10.00 WIB. Pembicara Tyas Hermawan Putra ,S.Si memiliki beberapa pencapaian sebagai berikut :

  1. Trainer public Speaking
  2. Certified Public Speaking by ESQ Leadership Center
  3. Crtified Speaking by BNSP RI
  4. Founder Bicara.Com

Dalam agenda tersebut peserta diberikan ilmu tentang bagaimana cara public speaking yang benar dan tepat yaitu:

  • Tekhnik dasar Public Speaking
  • Mengatasi rasa takut, tidak percara diri, gugup dll
  • Mengubah Ekspetasi menjadi Apresiasi
  • Rahasia melejitkan Prestasi & karir dengan Public Speaking

Adapun fasilitas yang akan di dapatkan oleh Peserta seminar adalah:

  • E-sertifikat Peserta
  • Group Telegram Exxclusive Bicara.com
  • Piagam Penghargaan (untuk Instansi yang bekerjasama)
  • Mengundang Pembicara dari Bicara.com (secara gratis)
  • Berkesempatan belajar dan menjadi bagian dari Bicara.co,

Harapan dari panitia seminar adalah agar para peserta yaitu civitas academika dapat menjadi kader-kader pemimpin bangsa yang percaya diri dan mampu menyampaikan aspirasi rakyat nantinya.

4 buku ber-ISBN resmi terbit tahun 2021 karya Dosen prodi Manajemen

Alhamdulillah….. sungguh menjadi motivasi dan semangat bagi dosen lain di lingkungan Unida Gontor. Hal ini dikarenakan dua dosen di prodi Manajemen Unida berhasil menciptakan sebanyak 4 buah buku dan telah ber ISBN. Siapkah baliau pengarang buku tersebut ?

Salah satunya tidak asing lagi adalah ustadz Dr. Muhammad Ridlo Zarkasy. Beliau telah mengarang buku-buku ajar ditahun tahun sebelumnya. Pada tahun 2021 ini telah terbit buku karangan beliau berjudul “Entrepreneurship – Intrapreneurship untuk kemandirian dan kelestarian bisnis”. Buku ini telah ber-ISBN dan resmi dicetak tahun 2021 ini.  Buku ini dirancang untuk memberikan gambaran para generasi tentang ilmu menjadi seorang pebisnis.

Berikutnya adalah ustdzah Rahma Yudi Astuti, M.E.Sy yang merupakan dosen senior di Unida Gontor. Pada tahun 2021 ini beliau menghasilkan 3 buku ajar yang berjudul Pengantar Akuntansi, Akuntansi keuangan Syariah dan Manajemen Kinerja. Buku ini juga telah ber-ISBN dan resmi dicetak tahun 2021 ini. Buku ini dirancang sesuai dengn bidal keilmuannya yaitu tentang akuntansi, harapannya pembaca dapat dengan mudah mempelajari ilmu akuntansi tanpa harus pusing.

Selamat atas karya bukunya semoga bermanfaat bagi pembaca dan semoga menjadi amal jariyah. Amiiiin

Pengabdian Masyarakat Unida Gontor Melalui Pemberdayaan Mendong Desa Pohijo Sampung

Pengabdian Masyarakat Unida Gontor Melalui Pemberdayaan Mendong Desa Pohijo Sampung

Kamis, 23 September 2021, Dosen fakultas Ekonomi Manajemen Unida Gontor bekerjasama dengan Basnaz dan Kemenag kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan pengabdian di desa Pohijo Sampung Ponorogo. Pengabdian ini merupakan hasil dari analisa kebutuhan masyarakat tekait problem masyarakat tentang hasil tanaman mendong yang diproduksi oleh masyarakat tersebut.

Kerajinan mendong merupakan jenis kerajinan anyaman dengan bahan baku tanaman mendong yang dikreasikan menjadi sebuah anyaman yang lebih bernilai guna tinggi. Pada awalnya masyarakat memproduksi tikar dari mendong tesebut dan mereka belum mampu mengkreasikan menjadi produk lain yang bervariasi. Sehingga dalam kegiatan ini, segenap dosen fakultas Ekonomi Manajemen Unida Gontor membantu untuk memberdayakan masyarakat agar mampu memproduksi produk variasi mendong tersebut menjadi produk kerajinan unik lainnya seperti figura, tas, dompet, alas kaki, alas meja, hiasan dinding dan lain sebagainya.

kegiatan pemberdayaan kerajinan mendong

Kegiatan dilaksankan oleh ibu-ibu di desa Pohijo tersebut sebanyak 50 peserta. Adapun harapan dari kegiatan ini mereka mampu menghasilkan berbagai produk kerajinan yang berasalah dari bahan baku mendong dan mampu memasarkannya baik tingkat local, nasional hingga internasional nantinya. Hal ini dikarenakan mendong sendiri memiliki sifat tradisional, unik dan memiliki estetika hingga harga yang terjangkau.  

Semoga kegiatan ini dapat berlanjut dan bermanfaat untuk memajukan desa Pohijo sebagai kampung penghasil produk kerajinan mendong. Amiiiin

Translate »