Pesatnya pertumbuhan penduduk Muslim di dunia sekarang membuat dampak yang besar pada pertumbuhan ekonomi dunia. Pasar halal global yang sekarang menjadi salah satu yang paling menjanjikan sub-sektor di dunia saat ini. Selain itu, alasan untuk ketaatan agama dan kepatuhan terutama untuk Muslim yang tinggal di daerah minoritas, banyak akademisi dan peneliti telah memainkan peran vital mereka untuk menemukan solusi yang lebih baik untuk bergabung dengan kebutuhan industri halal global. Hari ini populasi Muslim di dunia 1,6 miliar orang atau 25% dari dunia populasi telah mencapai 7 miliar. Populasi Muslim tersebar di banyak negara, tetapi ada 56 negara mayoritas Muslim dengan PDB 6,7 triliun dolar. Estimasi pengeluaran global konsumen Muslim di sektor makanan dan gaya hidup sedang diperkirakan menjadi $ 2 triliun 2013 tumbuh 9,5% dari tahun sebelumnya dan diperkirakan akan mencapai $ 37 triliun pada 2019. Angka ini membentuk pasar inti potensial untuk sektor makanan dan gaya hidup halal.

Seiring dengan perkembangan progresif ini, Halal Lifestyle Centre menyelenggarakan Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference (IIHLEC) 2016 di Ciputra Artpreneur, di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan pada 6 hingga 8 Oktober 2016 yang dihadiri 800 peserta dari berbagai peran meliputi akademisi, instansi pemerintah, mahasiswa, komunitas masyarakat, dan praktisi bisnis nasional maupun internasional. UNIDA Gontor mendelagasikan dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen dengan bidang terkait konferensi ini yaitu; Suyanto,  Arie Rachmad S., dan Fajar Surya Ari Anggara untuk hadir dalam konferensi ini.

Konferensi ini diawali dengan sambutan Ketua Indonesia Halal Center, Sapta Nirwandar, dilanjutkan oleh Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin, Ketua Yayasan Produk Halal Indonesia (YPHI) Dr H Muhammad Yanis Musdja MSc, Direktur Keuangan PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) Tbk Dr Hj Sitta Izza Rosdaniah, Staf Ahli Menteri Pariwisata Samsul Lusa, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata H Riyanto Sofyan BSEE, MBA, Direktur PT Pegadaian Harianto Widodo, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Drs H Agus Sudiarto MM, Asisten Vice Presdient PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdollah, pemilik brand  Elzatta Hijab (PT Zatta Mulya) Dra Hj Elidawati Alioemar, Direktur IKNB Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muchlasin, serta pemilik brand Wardah Cosmetics sekaligus Pendiri PT Paragon Technology Innovation (PTI) Dra Hj Nurhayati Subakat Apt, dan ditutup oleh Deputi Komisioner OJK Edi Setiadi. Harapan setelah diselenggarakan konferensi internasional ini industri halal Indonesia semakin menjadi unggulan mengingat berposisi sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim serta berpotensi menjadi pusat industri dan budaya halal global melalui peran sinergis antara pemerintah, praktisi bisnis, intansi dalam dan luar negeri, komunitas masyarakat, dan akademisi, khususnya dari Universitas Darussalam Gontor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.