PSIKOSOMATIS DAN SOLUSI ISLAM UNTUK MENCEGAHNYA

(Gambar 1)

Oleh: Devano Empathanussa

Stres merupakan fenomena umum yang terjadi pada kita semua. Namun berhati-hatilah saat sedang stres, karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk penyakit psikosomatis. Penyakit dapat terjadi dan bahkan dapat memperburuk gejala tertentu atau ketidaknyamanan fisik, seperti nyeri.

Psikosomatis terdiri dari dua kata: pikiran (psyche) dan tubuh (soma). Gangguan psikosomatis adalah penyakit yang menyerang tubuh dan pikiran, pada penyakit ini pikiran mempengaruhi tubuh hingga penyakit itu bermanifestasi atau memburuk. Istilah “penyakit psikosomatis” digunakan untuk menggambarkan penyakit fisik yang diyakini disebabkan atau diperburuk oleh faktor psikologis atau mental seperti stres dan kecemasan. Dari sudut pandang psikologis, meskipun tidak ditemukan kelainan dalam pemeriksaan fisik atau pemeriksaan tambahan (seperti sinar-X atau tes darah), penyakit psikosomatis atau “fungsional” adalah penyakit yang menyebabkan rasa sakit dan masalah fisik.

Bagaimana cara berpikir memengaruhi penyakit? Seperti yang Anda ketahui, pikiran dapat menyebabkan perubahan gejala atau kondisi fisik seseorang. Misalnya jika merasa cemas atau gelisah dapat menimbulkan gejala seperti detak jantung cepat, pal (jantung berdebar), mual atau muntah, tremor, berkeringat, mulut kering, nyeri dada, sakit kepala, sakit perut, sesak napas, dan otot. rasa sakit. Atau sakit punggung. Gejala fisik ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas listrik atau impuls saraf dari otak ke berbagai bagian otak. Oleh karena itu, pelepasan adrenalin (epinefrin) ke dalam aliran darah juga dapat menyebabkan gejala fisik tersebut. Tidak jelas bagaimana pikiran dapat memicu gejala tertentu dan memengaruhi kondisi fisik seperti ruam kulit atau tekanan darah tinggi.

Penyakit psikosomatis dapat diatasi dengan berbagai terapi dan obat-obatan, seperti:

a. Psikoterapi, meliputi terapi perilaku kognitif, latihan relaksasi atau meditasi,

b. teknik gangguan, akupunktur, hipnoterapi atau hipnoterapi, Elektroterapi, yaitu Saraf Listrik Transkutan. Stimulasi (TENS).

c. Terapi fisik.

d. Obat yang diresepkan oleh dokter, seperti antidepresan atau pereda nyeri.

(Gambar 2)

Dalam Islam seorang muslim diharuskan menjaga hati, pikiran, perkataan dan perbuatannya, menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT dan melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya. Ini tidak lain dan tidak bukan melainkan untuk kebaikan orang itu sendiri.

Sejatinya dalam Islam adalah keteraturan yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri akan tetapi juga bagi sesama. Menjaga diri dari hal negatif akan mempengaruhi pola pikir kita, karna apa yang dilihat, didengar dan dirasakan dapat menjadi sugesti yang mempengaruhi diri seseorang. Terbukti hanya dengan sugesti seseorang mampu terkena pengaruh hipnotis.

Terkadang keadaan begitu sulit dan mendesak sehingga terasa tidak mampu mengatasinya. Itu terjadi jika seseorang menganggap bahwa semua itu harus ia tanggung sendiri, lupakah ia memiliki Allah sang Maha Agung tempat bergantung segala urusan? Orang yang mendekatkan diri kepada Allah akan merasakan ketenangan hati dan pikiran, buah manis darinya adalah orang itu mampu memetik hikmah dari setiap masalah yang dihadapi, menjadikannya sabar dan selalu berpikir positif, karna sesungguhnya sabar dan ibadah adalah alternatif penolong yang diberikan Allah SWT. Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Furqon:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِين

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqoroh: 153). Semoga kita selalu diberkati dan selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT sehingga selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin aamiin ya Rabbal ‘Aalamiin.

Referensi Artikel: https://www.alodokter.com/gangguan-psikosomatis-ketika-pikiran-menyebabkan-penyakit-fisik (Diakses 28 maret 2021).

Sumber Gambar: Republika/Prayogi https://images.app.goo.gl/ke5Regfmtt2tD9AFA (Diakses 28 maret 2021)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »