Tarhib Ramadhan Universitas Darussalam Gontor

Allah subhanallah telah menciptakan dunia Beserta isinya yang mempunyai keistimewaan tersendiri, Allah SWT telah menciptakan waktu seefisien mungkin untuk dapat melangsungkan kehidupan sehari-hari yang taat. Sebagaimana dijelaskan oleh Allah SWT dalam kitabnya :

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Artinya, 1. Demi masa. 2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al-‘Ashr. :1-3)

Diantaranya ialah dalam Sehari ada waktu istimewa yaitu : 5 waktu shalat, dan dalam Seminggu ada hari Jum’at. Dan dalam setahun terdapat bulan Ramadhan yang mana waktu diturunkannya Al-Qur’an, malam tersebut dinamakan sebagai Lailatul Qadar (malam seribu bulan) dan waktunya berada di 10 terakhir bulan Ramadhan.
Puasa adalah suatu ibadah mahdoh, yang di wajibkan bagi seluruh umat muslimin. Bulan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu tunggu umat muslimin, dalam melaksanakan puasa di bulan Ramadhan harus mengetahui rukun dan syarat berpuasa dan tak hanya itu kita juga dianjurkan mengetahui seni berpuasa dengan baik. Acara ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas berpuasa dan merupakan refreshing yang bagus sebelum ramadhan.

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, akan juga menahan hawa nafsu kita. Puasa harus dimulai dari iman bahwa ini merupakan ibadah yang diperintahkan Allah SWT.
Puasa sendiri memiliki Tingkatkan dalam pelaksanaannya, 1. tingkat puasa Islam,yaitu mereka yang hanya menahan rasa lapar dan hausnya

2. Tingkat puasa iman, yaitu mereka yang melaksanakan rukun, Sunnah dan syarat serta memahami seni puasa)

3. Tingkat puasa Ihsan, yaitu mereka yang melaksanakan puasa dan ibadah lainnya seakan akan dilihat oleh Allah SWT.

Tarawih, qiyamullail, sholat masnunah, Dhuha, itikaf, dzikir pagi petang, dan lainnya merupakan salah satu amalan yang dapat dilakukan ketika bulan Ramadhan dan alangkah indahnya jika dapat dilakukan dibulan lainnya.
Sahur merupakan ibadah yang dianjurkan oleh Baginda Rasulullah SAW sebagai sabda nabi: “Bersahur itu adalah suatu keberkahan, maka janganlah kamu meninggalkannya, walaupun hanya dengan seteguk air, karena Allah dan para malaikat bersalawat atas orang-orang yang bersahur (makan sahur).” (HR Ahmad). Sangat dianjurkan bagi kalian untuk berbuka diawali dengan kurma dan air putih. Juga dianjurkan berbuka dengan yang manis untuk mempermudah percenaan lambung.

Lailatul Qadar mempunyai keistimewaan yaitu, Amalan Sunnah akan dinilai sebagaimana amalan wajib.
Bagi umat muslimin Dianjurkan untuk membayarkan zakat melaui Amil Zakat, untuk mengoptimalkan penyaluran zakat. Zakat apabila dilakukan dengan baik maka akan menjadi perekat umat. Diharapkan untuk membedakan zakat wajib dengan sumbangan, zakat fitrah merupakan penyucian harta benda setelah menyelesaikan puasa ramadhan yaitu sebanyak 3,5L /2,5Kg dan zakat profesi sebanyak 2,5% pertahun.
Zakat pertanian akan dihitung setiap kali diadakan panen.
Seorang anak boleh diwakilkan zakat fitrah oleh orang tuanya apabila masih dalam tanggungan keluarga, dan orang tua diwakilkan oleh anak apabila sudah lemah dan menjadi tanggungan anaknya.

Ketika melangkah kaki ke masjid niatkan dengan niat i’tikaf. Fokuskan pikiran kita dalam ibadah, alihkan perhatian dari dunia. I’tikaf 10 Hari terakhir dimulai sebelum terbit matahari keluar sesudah terbenamnya matahari. Memperbaiki diri dan memperbanyak ibadah kepada Allah SWT

Sholat witir dipertengahan ramadhan disyariatkan untuk membaca qunut. Puasa tidak bisa digantikan apabila batal dengan sengaja, Dan diwajibkan membayar fidyah bilamana batal atau tidak mampu menjalankannya.
I’tikaf tidak ada batasan minimal atau maksimal waktu.
Lailatul Qadar berada di bulan Ramadhan, Lailatul Qadar berada di 10 Hari terakhir bulan Ramadhan, Lailatul Qadar di diperkirakan pada waktu waktu witir.

Dikutip dari kajian Tarhib Ramadhan di Universitas Darussalam Gontor, 12 April 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »