Ekonomi di dunia ini akan mengahadapi isu  resesi di tahun 2023, seiring dengan kenaikan suku bunga yang di mana di lakukan oleh seluruh besar Bank sentral di dunia secara bersamaan. Prediksi tersebut diungkapkan oleh Mentri keuangan Sri Mulyani Idrawanti.

Mentri keuangan Sri Mulyani Idrawanti mengakatakan pihaknya proyeksi resesi ekonomi di tahun 2023, Bank sentral seluruh dunia itu melakukan penaikan suku bungga secara segnifikan dan bersama-sama maka dunia akan megalami resesi di tahun 2023.

Tren kenaikan suku bungga itu yang di mana sudah di mulai dari bank sentral inggris yang sudah menaikan suku bungga 200 basis point (BPS) selama 2022. Begitu pula dengan bank sentral Eropa yang sudah juga menaikan 125 basis point (BPS).

Apa itu Resesi?

Resesi adalah kondisi di mana ekonomi bertumbuh dengan negative atau dengan kata lain terjadi penurunan di domestik Buto selama dua kuartal yang berturut-turut dalam satu tahun berjalan.

Dengan adanya ancaman resesi di tahun 2023, semua orang sekarang mulai mengamankan kondisi finansialnya agar mampu melewati dengan baik. Salah satunya itu dengan mengahadapi isu resesi, sebaiknya  menyimpan uangnya dengan baik yaitu dengan investasi agar bisa bertambah uangnya di masa depan.

Kalau saja uang kita di simpan saja maka uang itu akan diam dan tidak akan bertamabah seolah uang itu tidak bekerja, maka dari itu investasikan uang yang dimiliki karena apabila kita investasikan itu membuat uang kita itu untuk bekerja tidak untuk berdiam saja.

Adanya perang (Rusia vs ukraina), menyebabkan juga kenaikan harga komonditas, dan inflasi global yang naik. Ancaman ini bisa meningkatkan utang tak hanya low income, middle income bahkan Negara yang berpenghasilan tinggi juga” ujar srimulyani saat memberikan kynote speech.

Menyikapi hal tersebut, banyak juga orang yang bingung memilih investasi yang aman disaat resesi, karenanya investasi itu  sebagai cara yang ampuh untuk meningkatkan dana, namun disisi lain juga investasi sanagt juga mengalami kerugian.

Tak perlu khawatir, berikut ini saya akan memberikan beberapa jenis-jenis investasi yang aman saat resesi dan kalian semua bisa untuk mencobanya.

Jenis investasi yang aman saat mengadapi resesi 2023

1.SAHAM

Berinvestasi dengan saham bisa jadi akan tetap menarik meskipun isu resesi 2023 melanda kita. Beberapa sektor terkena dampak yang sangat segnifikan dimasa pandemi Covid-19 merebak. Namun dimasa pandemi Covid-19 malah mengalami kenaikan  yang sangat segnifikan.

Agar berinvestasi saham mendapatkan capital again yang optimal, maka pililah emiten saham dengan fundamental yang kuat. Perhatikan juga laporan keuanganya, laba ruginya, chas flownya.

Meski juga ada yang saham emitenya tidak bagus, pasti nanti disaat ekonomi pulih nanti akan mendapat keuntungan berlipat.

2.TABUNGAN EMAS

Sejak dulu emas merupakan dikenal dengan produk investasi yang paling aman, bahkan disaat krisis moneter sekalipun. Nilai jual beli emas cenderung terlihat stabil dari tahun ke tahun, bahkan itu menujukan tren positif.

Keuntugan dalam berinvestasi emas nilai asset yang jarang mengalami perubahan,  pembelian dan penjualan yang bisa dilakukan di mana saja. Investasi emas juga tidak hanya sebagai instrument investasi juga bisa untuk gaya hidup.

3.INVESTASI PROPERTI

Harga bangunan di setiap tahun ke tahun pasti akan meningkat. Berbeda dengan barang kendaraan mewah elektronik dan lain-lain nilainya tahun ke tahun pasti akan menyusut. Oleh karena itu, memiliki property merupakan investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan.Tanah atau bangunan yang bisa kamu sewakan untuk di kelolah oleh pihak lain

4.OBLIGASI

Investasi yang aman saat menghadapi resesi berikut adalah Obligasi. Apasih obligasi itu? Obligasi merupakan  surat hutang yang bisa di perjual belikan jangka waktu panjang. Dan biasanya di keluarkan oleh perusahaan atau pemerintah

Kamu juga bisa untuk berinvestasi pada instrument obligasi dengan tetap, sehinga investasi terjaga walaupun isu resisi menghantui kita.

Menabung dan investasi

Meskipun ada banyak produk yang aman saat isu resesi, rupanya banyak juga masyarakat yang waswas. Pasalnya, investasi itu terkenal dengan cuan yang besar dan resiko besar.

Lantas dari itu menabung lebih aman dari pada investasi?  Pada dasaranya menabung dan berinvestasi itu solusi mengamankan finansial dengan konsep yang berbeda. Uang tabungan lebih baik ditetapkan dengan presentase yang setabil setiap bulanya.

Di sarankan menerima uang pertama untuk menyisihkan di simpanya di tabungan, berbeda dengan investasi yang mengunakan uang dingin, Yaitu sisa uang yang tidak digunakan belanja atau menabung. Artinya uang dingin ialah dimana uang tersebut tidak dipakai untuk apa-apa.

Penulis: Achmad Faried Irfany

Editor: Muhammad Rizky Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.